
seperti angin terluka lara….
berhembus pelan menyisakan luka
mendepak hati dari peraduan cinta
seakan maut datang untuktemani sepi
seakan luka teriris perih
menyilet sakit keseluruh hati
memberikan fatamorgana tak nyata yang menyakitkan
untuk tak dinikmati dan dinikmati
semakin terseret….
kaku kaki ini melangkah tertatih tatih
ingin berhenti tapi kaki terus melangkah
terseret oleh rantai-rantai hitam neraka
dan selalu sakit untuk sediri


Tidak ada komentar:
Posting Komentar